6 Kue Tradisional Khas Jogja Yang Terkenal

Jogja atau Yogyakarta merupakan sebuah provinsi dengan status Daerah Istimewa yang berada di bagian selatan pulau Jawa. Wilayahnya mencakup 5 kabupaten dan kota dengan luas keseluruhan 3185,8 kilometer persegi dengan ibukota di kota Yogyakarta. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini dipimpin oleh Sultan Hamengku Buwono sebagai gubernur dan Pangeran Paku Alam sebagai wakilnya.

Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya sekaligus kota pelajar yang menjadikan daerah ini sebagai salah satu destinasi populer bagi para turis. Budaya tradisional di Jogja telah berkembang seiring perkembangan zaman yang meliputi banyak hal mulai dari kesenian hingga kuliner. Kuliner di Jogja memiliki beragam jenis termasuk diantaranya kuliner berupa kudapan atau makanan ringan yang mudah dijumpai.

Berbagai jenis kudapan khas Jogja tersebut cukup terkenal dan terkadang dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas dari Yogyakarta. Beberapa jenis kudapan tersebut bisa dibuat dengan menggunakan alat pengolah makanan yang banyak di jual di toko mesin pengolah makanan. Penggunaan alat pengolah makanan biasanya bertujuan untuk memperoleh hasil yang banyak dalam waktu yang lebih singkat.

Berikut adalah beberapa jenis kudapan khas Jogja yang banyak dijumpai dan menjadi kudapan favorit para wisatawan:

Bakpia Pathok

Bakpia Pathok adalah salah satu oleh-oleh paling populer yang banyak dibeli oleh wisatawan ketika berada di Jogja. Kue berbentuk bulat dan agak pipih ini terbuat dari campuran kacang hijau yang dibungkus tepung dan dimasak dengan cara dipanggang. Dari latar belakangnya, bakpia sendiri merupakan kue yang berasal dari budaya Tiongkok yang diadaptasi dengan selera masyarakat Jogja.

Yangko

Yangko merupakan jenis kudapan dari Jogja yang mempunyai bentuk kotak dengan bahan dasarnya berasal dari adonan tepung ketan. Kudapan ini memiliki kemiripan dengan kue mochi dari Jepang namun dengan tekstur yang lebih keras jika dibandingkan dengan mochi. Olahan ini terbuat dari baluran tepung ketan yang diisi cincangan kacang serta memiliki rasa yang manis dengan tekstur yang kenyal.

Kue Adrem

Kue Adrem atau disebut juga dengan tholpit adalah salah satu jenis kudapan khas dari wilayah pesisir selatan Bantul. Bahan pembuatan kue ini adalah tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang diolah dan digoreng dengan menggunakan jepitan bambu. Campuran ketiga bahan tersebut memberikan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis dan cocok dijadikan teman minum teh atau kopi.

Gatot

Gatot dikenal sebagai salah satu kuliner khas dari wilayah Gunung Kidul yang berbahan dasar ketela (ubi kayu). Proses pembuatan gatot biasanya memakan waktu yang cukup lama terutama dalam proses fermentasi ketela yang memakan waktu hingga 3 hari. Setelah proses fermentasi, gatot dikukus bersama dengan gula merah, garam, dan kelapa sehingga menghasilkan rasa manis dan gurih.

Cenil

Cenil sering juga disebut dengan nama cethil adalah jenis makanan ringan yang terbuat dari pati ketela pohon. Biasanya cenil dibentuk menjadi bulatan kecil atau kotak kecil dan diberi pewarna makanan sebelum dimasak dengan cara direbus. Lalu setelah matang, cenil dihidangkan dengan pelengkap berupa parutan kelapa serta ditambah taburan gula pasir diatasnya.

Geplak

Geplak adalah salah satu jenis kue tradisional khas Jogja yang berasal dari wilayah Bantul dan masih digemari hingga sekarang. Kue tradisional ini menggunakan adonan yang terbuat dari kelapa parut yang diberi tepung dan gula pasir atau gula jawa. Adonan tersebut kemudian dibentuk bulatan kecil dan diberi pewarna makanan dengan warna-warna yang menarik dan menggugah selera.